zmedia

Tidak Sekadar Usaha: Menilik Peran Nyata BUM Desa untuk Kemandirian Lokal

 

Flyer KemendesaPDT. (06/06/2026)
Selama ini, jika kita mendengar kata "badan usaha", yang terlintas di pikiran sering kali adalah deretan angka, target penjualan, dan akumulasi keuntungan materi. Namun, paradigma tersebut bergeser ketika kita berbicara tentang Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa).

Melalui infografis menarik dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, ditegaskan sebuah pesan kuat: BUM Desa Bukan Sekadar Usaha, melainkan institusi yang bergerak Lebih dari Sekadar Mencari Untung.

Lantas, apa yang membuat BUM Desa begitu krusial bagi  masyarakat Desa ?

Menggali Potensi, Menggerakkan Ekonomi
BUM Desa dibentuk dengan filosofi dasar yang luhur: mengelola potensi lokal untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat. Berdasarkan data dari gambar KemendesaPDT, instrumen ini memiliki lima kontribusi utama yang menjadi motor penggerak desa:

Mengembangkan Usaha Berbasis Potensi Lokal: Setiap desa memiliki keunikan, mulai dari pertanian, kerajinan, hingga pariwisata. BUM Desa hadir untuk mengemas potensi tersembunyi ini agar memiliki nilai jual tinggi.

Menyediakan Barang dan Jasa Kebutuhan Warga Desa: Tidak sekadar berbisnis ke luar, BUM Desa juga menjadi solusi pemenuh kebutuhan internal warga Desa agar mereka tidak perlu jauh-jauh ke kota untuk mendapatkan fasilitas atau barang tertentu.

Mengelola Aset Desa agar Lebih Produktif: Lahan tidur atau fasilitas desa yang terbengkalai disulap menjadi ruang produktif yang menghasilkan nilai tambah.

Menambah Pendapatan Asli Desa (PADes): Keuntungan yang diraih BUM Desa diputar kembali untuk membangun infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat desa itu sendiri.

Mengembangkan Ekonomi Digital Desa: Menghadapi era modern, BUM Desa kini berperan aktif membawa produk-produk lokal ke ranah digital demi menjangkau pasar yang lebih luas.

Catatan Penting:
Keberhasilan BUM Desa tidak diukur dari seberapa besar saldo di rekeningnya, melainkan seberapa besar dampak positif dan kesejahteraan yang dirasakan oleh warga Desa dan  sekitarnya.

Dengan menyatukan semangat gotong royong dan manajemen yang profesional, BUM Desa membuktikan bahwa kemandirian ekonomi Indonesia justru dimulai dari titik paling mendasar: dari desa, oleh desa, dan untuk desa. Sudahkah Torang pe  BUM Desa  bergerak mengoptimalkan potensi yang ada di Desa?

Pertanyaan ini idealnya harus menjadi renungan kita semua. ( TPP/Red)

Oleh : Arfan Entengo


1 komentar untuk "Tidak Sekadar Usaha: Menilik Peran Nyata BUM Desa untuk Kemandirian Lokal"

  1. BUMDes dan Kopdes Merah Putih agar menjadi motor penggerak ekonomi desa, membuka peluang usaha, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semoga sinergi keduanya semakin kuat sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga desa." 👍👏🌾

    BalasHapus