![]() |
| Foto, Monitoring TAPM Gorontalo Utara. Lokasi, kandan Ayam petelur Bum Desa Iloheluma |
Kunjungan lapangan ini dipimpin langsung oleh Pic Pengembangan Ekonomi Lokal, Arfan Entengo dengan didampingi oleh Moh. Rizal Abdullatif selaku Pendamping Desa (PD) dan Titon Yasin selaku Pendamping Lokal Desa (PLD). Langkah ini bertujuan untuk memastikan realisasi modal desa berjalan efektif dan berkelanjutan.
Satu-satunya di Kecamatan Anggrek
Desa Iloheluma mencatatkan prestasi tersendiri dengan menjadi satu-satunya desa dari 15 desa di Kecamatan Anggrek yang memilih sektor peternakan ayam petelur sebagai fokus ketahanan pangan melalui BUMDES.
Dengan total modal mencapai Rp172 juta yang bersumber dari Dana Desa, unit usaha ini saat ini mengelola sebanyak 420 ekor ayam. Hingga saat ini, kondisi kesehatan ternak terpantau sangat baik dengan tingkat mortalitas nol persen (semua ayam masih hidup).
Target Produksi dan Manajemen Profesional
Usaha yang baru berjalan selama tiga minggu ini memelihara ayam berumur tiga bulan. Diperkirakan, masa produksi telur akan dimulai dalam tiga minggu ke depan. Untuk menjaga standar kesehatan ternak, pengelola BUMDES bekerja sama dengan pihak ketiga sebagai tenaga ahli pendamping teknis di lapangan.
"Kehadiran unit usaha ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan protein masyarakat setempat secara mandiri," ungkap tim monitoring di sela-sela kunjungan.
Catatan Strategis dan Rekomendasi TAPM
![]() |
| Foto, TAPM sedang memberi Advice ke Direktur Bum Desa Iloheluma |
Meski menunjukkan tren positif, TAPM memberikan beberapa catatan krusial untuk memastikan keberlangsungan usaha di bawah kepemimpinan Direktur BUMDES , Abdul Wahid K. Atima, di antaranya:
Manajemen Pakan: Mengingat stok pakan saat ini hanya tersedia untuk satu bulan sesuai RAB, BUMDES harus segera memikirkan skema biaya cadangan jika terjadi dinamika waktu produksi.
Analisis Biaya Produksi: Pengelola diwajibkan menghitung seluruh komponen biaya secara detail untuk menentukan nilai modal dan harga jual yang tepat.
Administrasi & Legalitas:
TAPM mendorong percepatan penyelesaian Laporan Realisasi dan pengurusan NIB BUMDES dengan pendampingan langsung dari Pendamping Desa.
Akuntabilitas:
Segera laksanakan Musyawarah Desa (Musdes) Pertanggungjawaban sebagai bentuk transparansi pengelolaan dana masyarakat.
Melalui sinergi antara semangat pemuda dalam pengelolaan BUMDES dan pendampingan teknis yang kuat, Desa Iloheluma diharapkan menjadi role model bagi desa-desa khususnya desa di kecamatan Anggrek dalam mengoptimalkan potensi lokal demi kesejahteraan masyarakat. ( TPP/Red)
Pewarta: TPPGorut


Posting Komentar untuk "Langkah Inovatif Desa Iloheluma: Memperkuat Ketahanan Pangan Melalui Peternakan Ayam Petelur BUMDES"